Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Tempat yang Asyik Dikunjungi Jomblo

Jomblo itu bukan takdir, jomblo itu prinsip. Ingat, kamu ini banyak. You never walk alone jombloer . Sebagai referensi nih, buat para jomblo, ada beberapa tempat asyik yang harus dikunjungi. Tempat yang bisa memotifasi para jomblo, supaya mereka tahu bahwa kamu jomblo bukan karena tidak laku, tapi belum waktunya saja punya pasangan.  Tempat-tempat yang asyik bagi para jomblo yaitu antara lain:

Tempat yang Harus Dihindari Para Jomblo

Menjadi jomblo saat ini di tengah masyarakat yang suka gosip, gila urusan (GU) dan suka sok tahu adalah sebuah dosa yang seperti titik noda. Tapi ingat, titik noda itu banyak sekali di dunia ini. You never walk alone , kawan. Karena mereka punya pasangan, mereka seperti punya hak untuk menindas para jomblo dengan kata-kata yang menusuk hati, jantung, paru-paru, ginjal dkk. Kata-kata umum sederhana tapi menusuk, seperti kapan kawin? mana pasangannya? kok masih sendiri? sampai yang paling sadis, kamu homo ya, kok belum kawin-kawin? "anumu" selama ini hanya dipakai pipis ya? kasihan...

Sudah Capek PDKT, Ortu Gak Setuju, Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih

Pernah nggak mengalami hal ini? Pedekate ma cewek, ditelpon diingetin sholat, BBM udah makan apa belum, ngajak makan malam, ngajak nonton film baru, nganter ke rumah dosen, di ujung perjuangan ternyata mama dan bapaknya gak setuju (tepuk jidat). Ampun... Si ceweknya juga tega, kasih harapan padahal tahu ortunya gak bakalan setuju. Atau mungkin si ceweknya belum siap kehilangan ojek gratisannya kali ya? Salah strategi kalau begini, harusnya yang di PDKT duluan ortunya, baru kemudian anaknya. Kan enak tuh, kalau mamanya udah setuju, dikasih lampu ijo terus. Walau anaknya gak suka, Siti Nurbaya Effect masih ngefek lho.

Si Doi Belum Kelar Kuliah

Adalah Andi sang reporter yang bertugas mewawancarai jomblowan atau jomblowati mengenai alasan mengapa mereka masih sendiri aja sampai sekarang. Di bawah ini yang akan diwawancarai adalah seorang wanita muda berumur 27 tahun. Sebut saja namanya "Mawar". Selain muda, ia juga cerdas. Lulusan fakultas kedokteran perguruan tinggi negeri. Saat ini sedang menjalani karir sebagai dokter PTT di desa terpencil.

Cara Menikmati Hidup Ala Jomblo

Menjadi jomblo bukan berarti kamu berada di kasta paling bawah bro and sist. Kamu cuma belum ketemu sang "the one and only" itu. Nah... waktu yang kamu lewati sebagai jomblo jangan disia-siakan deh. Banyak hal yang bisa dilakukan seorang jomblo yang high qualified. Kegiatan-kegiatan positif tentunya. Bukan kegiatan yang "just wasting time" tapi gak ada artinya. Bukan sekadar "having fun" tanpa ada nilainya. Sometihing valuable... Saat kita jomblo, Allah S.W.T tidak hanya menyuruh kita sabar, tetapi juga berusaha. Nah, berusaha yang kayak gimana? jawabnya adalah usaha yang membuat bro and sist sudah pantas bertemu dengannya. Seperti apa cara menikmati hidup ala jomblo yang nggak bikin hidup terasa hampa dan kosong? ikutin terus ya...

Cari Pacar Lewat Sosmed Susah Susah Susah

Udin: Berrrr.... aku udah instal BBM, LINE, WA, Google + tapi masih sepi-sepi aja nih (mikir), Bertnand: Kamu sapa duluan dong, cewek-cewek yang udah ada di kontakmu. Udah dapat nomornya Bunga belum? cakep dia anaknya, masih jomblo pulaaaa... Udin: Bunga udah ada Berrrr, aku sapa di WA dia gak bales-bales. Sebegitu malangnya kah nasibku Berrrr...? hufth.... (menghela napas) Bertnand: Masa sih? coba deh LINE si Sri tetangga kita, kemarin aku ngobrol ma dia, ramah anaknya, pasti dibalas, oke...? Udin: Udah juga Berrr... Sri aku sapa pake stikernya Joe Taslim tapi gak dibalas juga, apa dia gak punya stikernya Raisa ya..? (mikir)

Siapa Bilang Jadi Jomblo Itu Menyedihkan?

Udin: Dari sekian banyak kemalangan yang terjadi karena menjadi jomblo akhirnya aku menemukan satu keberuntungan. Bertnand: Apa itu? Udin: Aku bisa bermain game sampai puassssss, gak ada yang larang, gak ada yang gangguuuu Bertnand: Maksud kamu, main game sampai mati??? Udin: Ha? Maksud lo brooo?